Kasi PHU Pesawaran, H. Khuzil Afwa Kahuripan, SH., M.H.I., Ikuti rapat review implikasi pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M, melalui aplikasi zoom meeting


Kasi PHU Pesawaran Ikuti Rakor Itjen Bahas Implikasi Pembatalan Penyelenggaraan Ibadah Haji

Penyelenggara Haji dan Umrah18/06/2020Sinta Kustiani Dibaca : 43 kali

Pesawaran (Humas) – Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, H. Khuzil Afwa Kahuripan, SH., M.H.I., mengikuti rapat review implikasi pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M, melalui aplikasi zoom meeting, Kamis, 18 Juni 2020.

 

Review ini diadakan oleh tim Itjen Kementerian Agama RI, tim ini dipimpin langsung oleh Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Hilmi Muhamadiyah, dengan ketua tim, Mufawwidlah Kultsum, dan anggota tim, Jufri, M. Rancah Dewa, Ahmad Efendi, Abdul Hakim, dan Hifzi Hakim.

 

Rapat yang diiikuti oleh Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag Propinsi Lampung serta seluruh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh se-Propinsi Lampung, terkait pembatalan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M di tengah Pandemi Covid-19. Keputusan ini sesuai dengan KMA Nomor 494 Tahun 2020.

 

Rapat ini bertujuan menjadi sarana dalam menyamakan persepsi dan pengawasan terhadap implikasi pembatalan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441H/2020M dan juga membahas langkah-langkah untuk meminimalisir akibat yang ditimbulkan dari implikasi pembatalan penyelenggaraan ibadah haji.

 

Khuzil mengatakan usai terbitnya KMA Nomor 494 Tahun 2020, Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, melalui seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, telah memberikan sosialisasi KMA ini kepada Kepala KUA, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan Koordinator Jamaah Mandiri.

 

“Selain sosialisasi KMA 494, seksi PHU juga telah membahas langkah-langkah dan alur pengembalian Bipih bagi Jemaah haji sesuai dengan peraturan yang berlaku.” Ujar Khuzil. (sinta)